This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

1/22/2010

Causative Verbs


Sekarang marilah kita masuk ke pembahasan mengenai Causative Verbs. Pernahkah Anda menyuruh atau meminta tolong seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan? Tentu saja pernah, bukan? Pengertian dari Causative Verbs adalah kata-kata kerja yang menerangkan perbuatan menyuruh. Adapun kata-kata kerja tersebut adalah sebagai berikut:

1. Let
2. Make
3. Have
4. Get

Namun yang perlu diperhatikan bagaimana susunan kata-kata tersebut tersusun dalam kalimat.

Untuk kata kerja Let

1.Let

Susunan kalimatnya:

[let + person + verb]

Penggunaan:

Pengertiannya adalah "untuk membiarkan pihak lain melakukan sesuatu"

Contoh:

* John let me drive his new car.
* Will your parents let you go to the party?
* I don't know if my boss will let me take the day off.

2.Make

Susunan kalimatnya:

[make + person + verb]

Penggunaan:

Pengertiannya "untuk memaksa seseorang untuk mengerjakan sesuatu."

Contoh:

* My teacher made me apologize for what I had said.
* Did somebody make you wear that ugly hat?
* She made her children do their homework.

3. Have

Susunan kalimatnya:

[have + person + verb]

Penggunaan:

Pengertiannya adalah "untuk memberikan seseorang tanggung jawab untuk melakukan sesuatu."

Contoh:

* Dr. Smith had his nurse take the patient's temperature.
* Please have your secretary fax me the information.
* I had the mechanic check the brakes.

4.Get

Susunan kalimatnya:

[get + person + to + verb]

Penggunaan:

Pengertiannya adalah "untuk memastikan bahwa sesuatu telah dikerjakan oleh seseorang."

Contoh:

* Susie got her son to take the medicine even though it tasted terrible.
* How can parents get their children to read more?
* The government TV commercials are trying to get people to stop smoking.

Perhatikan secara seksama susunan kalimat yang menggunakan kata-kata kerja "get" dan "Have". Kedua kata ini sebenarnya sama artinya dengan kata "ask"(di sini berarti menyuruh atau meminta, BUKAN bertanya)

I have my young brother cut my hair

I get my young brother to cut my hair

I ask my young brother to cut my hair

Ketiga kalimat di atas sama artinya yaitu "Saya meminta atau menyuruh adik saya untuk memotong rambut saya.

1/18/2010

Bentuk Kata Kerja (Verbs)



Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa kata kerja dalam bahasa Inggris terdiri dari dua macam yaitu bentuk beraturan (Regular) dan bentuk tidak beraturan (Irregular).

Penggunaan kata-kata tersebut sangat penting untuk diketahui karena bahasa Inggris itu memiliki keterangan waktu (Tenses)
Contoh:

-Saya belajar di kampus itu setiap hari.
-Saya belajar di kampus itu jam 3 sore kemaren
-Saya pernah belajar di kampus itu sebelumnya

Dalam ketiga kalimat tersebut jelas memiliki pemakaian tiga buah bentuk tenses yang berbeda yaitu pada kalimat pertama menggunakan Simple Present Tense dan yang kedua menggunakan Simple Past Tense serta yang ketiga menggunakan Present Perfect Tense, dimana pada masing-masing kalimat tersebut kata kerja: belajar (study) mengalami perubahan (konjugasi), pada kalimat pertama menggunakan bentuk 1 (Present), kedua menggunakan bentuk kedua (Past), dan ketiga menggunakan bentuk ketiga (Past Participle, maka kalimat-kalimat tersebut menjadi:

- I study in that campus everyday
- I studied in that campus at 3 pm yesterday
- I have studied in that campus before

Kata kerja belajar (study) adalah bentuk kata beraturan dimana perubahannya hanya menambahkan -d/ed di akhir setiap katanya. Sementara untuk kata-kata tidak beraturan maka kita harus mengingat masing-masingnya. Yang paling penting kita mengetahui kapan masing-masing bentuk kata itu digunakan.


Berikut beberapa kata kerja beraturan (Regular Verbs):

   V1                                             V2                                             V3
Study                                        Studied                                        Studied
Learn                                        Learned                                       Learned
Talk                                          Talked                                         Talked
Love                                         Loved                                          Loved
Discuss                                     Discussed                                     Discussed

dsb

Sementara Irregular Verbs adalah sebagai berikut:


  V1                                                 V2                                              V3


awake                                         awoke                                           awoken
be                                               was, were                                      been
beat                                             beat                                               beaten
become                                        became                                         become
give                                              gave                                              given

dsb

Tinjauan Umum dalam Memahami Kata Kerja (Verbs)


Sekarang marilah kita masuk ke pembahasan mengenai kata kerja (verbs). Kata kerja secara definisi adalah kata yang menerangkan melakukan perbuatan atau aktivitas. Kata ini mungkin adalah yang paling rumit dipahami diantara bentuk-bentuk kata lainnya dalam bahasa Inggris. Hal ini dikarenakan dalam bahasa Inggris mengenal bentuk Tenses (keterangan waktu, Conditional (Pengandaian)dan kalimat passive.

Secara umum, untuk mempelajari dan memahami kata kerja dalam bahasa Inggris, kita sebaiknya melihatnya berdasarkan tinjauan umum berikut ini:

1. Mempelajari berdasarkan bentuknya yaitu Regular dan Irregular, yang nantinya sangat erat kaitannya dalam mempelajari Tenses, kalimat pengandaian dan mempelajari bentuk kalimat Passive.
2. Bentuk Causative
3. Linking verbs
4. Kata kerja bantu (auxiliaries) yang digunakan baik dalam kalimat positif, negatif maupun interrogatif, yang terdiri dari :
-Verb auxiliaries
-Modal Auxiliaries

Selanjutnya akan dibahas satu per satu dalam pembahasan selanjutnya.

1/14/2010

Pemandu Seperti Apakah Yang Kita Perlukan Dalam Upaya Kita Mempelajari Bahasa Inggris?


Sejenak kita simak artikel berikut ini sebagai salah satu "trigger" bagi kita dan juga agar tidak bosan dengan konten-konten yang masih berputar dengan Grammar atau tata bahasa karena kita memang bergerak dari bawah ke atas, ingat tulisan saya di awal yang mengatakan belajar berdasar undakan.

Nantinya, jika kita sudah memiliki sedikit pengetahuan tentang bahasa Inggris, maka kita dapat mempertimbangkan untuk bergerak naik tingkat dari tingkat pemula. Jika kita benar-benar ingin juga sukses dalam menguasai bahasa Inggris, kita harus memiliki semangat mempelajari bahasa Inggris. Gairah adalah apa yang mendorong individu untuk melakukan hal-hal yang luar biasa yang senantiasa merupakan keharusan dalam upaya meraih keberhasilan. Hal tersebut akan membuat kita tetap fokus pada tujuan dan tidak peduli apapun rintangannya.

Dalam tulisan pertama ditulis bagaimana salah satu kiat dalam upaya meraih keberhasilan berbahasa Inggris itu. Salah satunya adalah menemukan seorang pemandu atau guru yang baik.

Guru yang baik haruslah seseorang yang bisa memotivasi kita, orang yang penuh dengan energi dan kesabaran. Selain itu, seorang guru harus dapat memfasilitasi proses belajar kita dan menyajikan pelajaran dengan kegembiraan. Ia harus mampu menciptakan suasana yang menyenangkan. Hal demikian terjadi karena ada saat-saat ketika dalam upaya kita menguasai suatu bahasa baru membuat kita bingung dan tidak mengerti langkah apa yang seharusnya ditempuh untuk menyerap pelajaran dengan cepat. Belajar dengan keriangan akan membuat kita lebih mudah menyerap materi-materi yang diberikan.

1/13/2010

Kata Keterangan (Adverbs)



Adverbs atau kata keterangan dalam Bahasa Inggris dibentuk dari kata sifat dengan menambahkan -ly dibelakangnya, yaitu untuk kata-kata keterangan yang beraturan. Sementara untuk kata-kata keterangan yang tidak beraturan maka bentuknya sama dengan kata sifat.

Perhatikan kedua contoh berikut:

1. He runs slowly
2. He works hard

Untuk kalimat pertama, kalimat tersebut menggunakan kata keterangan beraturan (Regular Adverb), sedangkan untuk kalimat kedua menggunakan kata keterangan tidak beraturan.

Lalu apa sih fungsi Adverbs itu? Kata ini hanya sebagai penjelas bagaimana, kapan, seberapa sering, dan dimana sesuatu pekerjaan dilakukan atau dengan kata lain ia berfungsi untuk menerangkan kata kerja (verbs).

Jadi, Adverbs dapat diklasifikasikan kedalam empat klasifikasi fungsi. Pertanyaan-pertanyaan berikut ini dapat menjelaskan fungsi Adverbs tersebut:

1. How does he work? He works hard. Kalimat seperti ini menjelaskan tentang kualitas bagaimana sesuatu dilakukan. Ini dinamakan dengan Adverbs of Quality.
2. How often does she go to the gym a week/ she goes there twice a week. Ini disebut dengan Adverbs of Frequency
3. Where do they usually go on weekends? They usually go to Puncak. Ini disebut dengan Adverbs of Place.

4. When did they leave for Singapore? They left there last night. Ini disebut dengan Adverbs of Time.

Adjective (Kata Sifat)





Kata sifat dalam bahasa Inggris secara garis besar dapat diidentifikasikan kedalam dua fungsi, yaitu:

1. Sebagai penjelas kata benda (to modify nouns) : young man, good boy, dsb
2. Sebagai Obyek atau menerangkan kata ganti (pronouns): the book is good, it is lovely, dsb

Kata sifat juga memiliki tingkatan perbandingan yang acap dikenal dengan istilah Adjective Degree of Comparison yang terdiri dari 3 formula yaitu:

1. setara seperti: I am as tall as he is (him)

Disini kata sifatnya tidak memerlukan perubahan sama sekali dan sering diistilahkan sebagai bentuk positive adjective. Demikian juga dengan bentuk negatifnya seperti: I am not as tall as he is.

2. Comparative Adjective

Kata sifat di sini mengalami perubahan bentuk dan terdapat dua bentuk utama yaitu kata sifat beraturan (Regular Adjectives) yang juga terdiri dari dua jenis yaitu cukup menambahkan -er di akhir kata tersebut seperti I am taller than he is.

Namun ada juga kata sifat yang memerlukan kata -more yang ditempatkan di awal kata tersebut yaitu kata sifat yang memiliki dua suku kata atau lebih, seperti Tamara Bleszinsky is more beautiful than Dian Sastro. Bisa juga kita menyusunnya dengan menggunakan kata -less di depan kata tersebut dimana artinya sama namun Subyek dan Obyeknya mengalami perubahan. Untuk kalimat tersebut menjadi: Dian Sastro is less beautiful than Tamara, dsb.

Sementara itu ada juga beberapa kata sifat yang tidak beraturan seperti good menjadi better, bad menjadi worse, far menjadi further dsb, seperti: She is better than he is, dsb.

3. Superlative Adjectives

Untuk perbandingan yang terakhir ini karena ia bersifat paling/ter maka kita memerlukan penambahan article (kata sandang) The di awalnya. Untuk kata-kata sifat yang memiliki satu suku kata saja, kita cukup menambahkan -est dibelakang kata sifat tersebut, seperti: he is the smartest boy in the class, dsb. Sementara untuk kata-kata sifat yang memiliki dua suku kata atau lebih maka kita perlu menambahkan kata Most di depan kata sifat tersebut, seperti She is the most beautiful girl in the class, dsb.

Sedangkan untuk kata-kata sifat yang tidak beraturan maka kita perlu mengingat bentuk perubahannya. Untungnya tidak banyak seperti best, worst, furthest. Contohnya: He is the best teacher I have ever met.

Source: http//nofri-english-online-blogspot.com

1/12/2010

Pronouns





Sekarang kita masuk ke pembahasan tentang Pronouns atau kata ganti benda maupun orang. Dalam bahasa Indonesia, kita hanya mengenal kata saya, kamu, dia,mereka, -nya untuk kategori kata ini. Kita memakai kata yang sama walaupun berbeda fungsi pemakainnya, seperti: saya tidak tahu kalau itu bukunya. Adakalanya kita bisa jadi tidak mengetahui jenis kelamin dari subyek maupun obyek yang dibicarakan kecuali kita mengetahui atau melihatnya. Hal tersebut terjadi dalam bahasa Indonesia kita tidak mengenal penjelasan secara detail.

Dalam penggunaannya kata ganti ini berfungsi untuk menggantikan kata benda yang disebutkan lebih dahulu. Perhatikan ketiga contoh kalimat berikut:

1. This is a book --- it is on the table
2. These are books --- They are on the table
3. Marry has a doll --- She likes it.

Pronouns terdiri dari beberapa macam yaitu menurut bentuk dan fungsinya, terdapat enam klasifikasi sebagai berikut:

1. Personal Pronouns yaitu kata ganti orang
Menurut bentuknya, personal pronouns ini terbedakan dalam tiga bentuk yaitu:
orang pertama: I, We, me, us dimana I, me adalah Tunggal dan we dan us adalah Jamak.
I dan we adalah Subyek sedangkan me dan us adalah obyek
orang kedua : You
You ini ada yang jamak dan ada yang tunggal. You berarti Anda adalah tunggal dan yang berarti kalian adalah jamak.
You tidak berubah baik sebagai subyek maupun obyek.

Orang Ketiga : he, she, it (tunggal) dan they (jamak) = Subyek
him, her, it dan them = Obyek

2. Possessive Pronouns yaitu kata ganti pemilik

Possessive Pronouns ini terdiri dari dua jenis pula yaitu Possessive Adjective seperti: my book, your book, her book, his book, our book, their book
Sementara it hanya untuk benda, misalnya: the dog is beautiful, its tail is long

Possessive Pronouns yang kedua adalah personal pronouns seperti:
the book is mine, the book is yours, ....is theirs, ...is hers,..is his, ...is ours.

3. Reflexive Pronouns kata ganti mandiri
Adalah kata ganti yang merefleksikan perbuatan yang dilakukan subyek seperti: I go by myself, he goes by himself, they go by themselves, we go by ourselves, dsb

4. Demonstrative Pronouns kata ganti penunjuk : this, that (tunggal), these, those (jamak)
5. Interrogative Pronouns kata ganti penanya seperti who, whom, whose, what, which.
Contoh: what is that?
who is that girl?
which girl is yours?
whose girl is she?
whom do you want to see?

6. Relative Pronouns kata ganti penghubung yang terdiri dari who, whom, whose, which dan that yang menghubungkan dua kalimat menjadi satu.
Contoh:
I know the girl You met the girl last night
I know the girl WHOM you met last night

This is the man I read his book
This is the man WHOSE book I read

dsb