Britannia English Services
Low at Cost, Excellent in Result
1. Bimbel Khusus Bahasa Inggris
2. Jasa Terjemahan Bahasa Inggris -
Indonesia (vise-versa)
Melayani kursus privat Bahasa Inggris untuk wilayah Jaksel, Jaktim, dan Depok
w.a: 0812 9400 3887
Articles atau Kata-kata Sandang terdiri dari dua kelompok, yaitu; Indefinite
Article (Kata Sandang tak tentu): a/an dan Definite
Article (Kata Sandang tentu) : the
Article ‘a’ digunakan di depan kata yang berbunyi huruf konsonan
(huruf mati): a boy, a girl, a table, a university, a uniform, dsb
Sedangkan Article ‘an’ digunakan di depan kata yang berbunyi
huruf hidup (vowel sound) seperti: an apple, an umbrella, dsb. Selain itu juga
digunakan ketika huruf ‘h’ tidak diucapkan seperti: an hour, an honest person,
dsb
Kata ‘the’ digunakan di depan kata benda singular maupun
plural seperti:
I am thinking about the
thing you told me yesterday.
I am thinking about the
things you told me yesterday.
Penggunaan ‘the’ adalah untuk membatasi arti umum.
Perhatikan contoh berikut:
There’s a person
outside. The person is coming here
now.
I bought a pen and a pencil. The pencil is cheaper than the pen.
Conjunctions adalah kata-kata sambung seperti kata: and, or, but, then dan because:
They knocked down all the houses and they asked for donation.
How many students are there in the classroom now? Are there 3 or 7?
My shirt looks great but isn't very comfortable.
Ada juga yang dinamakan sebagai Coordinating Conjunction seperti: And, but, either ... or, neither ... nor, both ... and ...
Gunanya adalah untuk menghubungkan hal-hal yang memiliki kesamaan tata bahasa seperti kata, frase, klausa. Umumnya ada pada:and, or, but.
Which shoes do you like? The red or the blue ones?
You can eat these foods either hot or cold.
Neither Johny nor Andrew had been to France before. (Meaning: Johny hadn’t been to France before and Andrew hadn’t been to France before.)
Both you and I know what really happened. (You know and I know what happened.)
Beberapa Conjunction lainnya adalah: after, (al)though, as, before, if, since, that, until, when, whereas, while, once, so, as soon as, provided that, dan lazim disebut sebagai subordinating conjunction. Bila suatu klausa mengikuti conjunction ini, maka menjadi klausa subordinat, yang memerlukan klausa.utama agar bisa membuat kalimat lengkap.
[klausa subordinat]After we decide, [main clause]we should do it.
[klausa utama]Everyone like the tour[klausa subordinat]although no one brought any cameras!
[klausa subordinat]Before we have our breakfast, [klausa utama]we have to cook first.
Beberapa Conjunction lainnya adalah sebagai berikut:
Some & Any juga merupakan Quantifier yang berarti beberapa. Keduanya digunakan untuk benda yang dapat dihitung (Countable Nouns) dan benda yang tak bisa dihitung (Uncountable Nouns). Perbedaannya sederhana saja dan bisa disimpulkan dari contoh-contoh berikut:
Contoh Penggunaan Some & Any pada Countable Nouns:
There are some students in the class now.
Are there any students in the class now?
There aren't any students in the class now.
Contoh Penggunaan Some & Any pada Uncountable Nouns:
There is some sugar in the jar.
is there any sugar in the jar?
There isn't any sugar in the jar
Jadi perbedaan penggunaan Some & Any adalah? Ya, Some untuk kalimat positif dan Any untuk kalimat negatif & interogatif ... :)
Selain itu, bentuk negatif juga bisa menggunakan 'no' seperti contoh-contoh berikut:
I have nothing to say = I don't have anything to say
I saw nobody there last night = I didn't see anybody there lasti night
I want to go nowhere = I don't want to go anywhere
dsb
Penggunaan few, a few, little dan a little kadangkala membingungkan. a few, few, little dan a little adalah Noun Quantifiers atau penjumlah kata benda. Semuanya berarti beberapa (tidak terlalu banyak/sedikit). Perbedaan penggunaan diantara Noun Quantifiers di atas bisa dilihat pada contoh-contoh berikut:
They can have little money to spend. That's why they sometimes complain ..
They can have a liitle money to spend. Though they're not too much, at least, they feel relieved ...
Bagaimana pendapat Anda memperbandingkan kedua kalimat di atas? Ya, penggunaan a little lebih bersifat positif, sebaliknya penggunaan little bersifat negatif.
Only few people I have met are good ones ...
I think there are only a few of them are nice ...
Sama dengan kedua contoh kalimat sebelumnya, kedua contoh kalimat berikutnya memiliki perbedaan pada pengertian negatif dan positif. Jadi ingat saja, bila menggunakan article: a, maka pengertiannya adalah positif. Selain itu, baik few dan a few bisa digunakan untuk benda yang bisa dihitung (Countable Nouns) maupun yang tak bisa dihitung (Uncountable Nouns). Sedangkan little dan a little digunakan untuk benda yang tak bisa dihitung (Uncountable Nouns). Sederhana sekali, bukan? :)
Passive Voice adalah kalimat pasif yang kalau dalam Bahasa Indonesia, pemakaian kata kerjanya menggunakan awalan –di atau –ter.
Contoh:
Budi menulis essay setiap hari (aktif)
Essay ditulis Budi setiap hari (pasif)
Dalam Bahasa Inggris, kedua kalimat di atas menjadi:
Budi writes essays every day (active)
Essays are written by Budi every day (passive)
Penggunaan Passive Voice ini untuk menekankan aktivitas atau perbuatan (melalui verb) dan obyek dibandingkan Subyek.
Contoh:
Oil is much produced in Indonesia (passive)
Indonesia produces much oil (active)
The concert is attended by more than 10.000 people (passive)
More than 10.000 attend the concert (active)
Jadi bagaimana pola yang digunakan dalam kalimat pasif?
Sederhana saja, yaitu: S + to be + V3 (Past Participle)
Tetapi, penggunaan to be di atas harus selaras dengan tenses yang digunakan. Contoh-contoh kalimat di atas menggunakan Simple Present Tense. Sehingga to be yang digunakan adalah is.
Lalu bagimana kalau kalimatnya dalam kalimat Simple Past Tense misalnya?
The concert was attended by more than 10.000 people last week (active)
Is berubah menjadi was karena Subyeknya adalah The concert yang kalau menggunakan Pronouns menjadi it. It pasangannya adalah is (Simple Present Tense) dan was (Simple Past Tense). Begitu seterusnya … Mudah bukan? :)
Infinitive adalah bentuk dasar dari kata kerja (verb). Infinitive sendiri memiliki dua bentuk, yaitu: To + infinitive = to + base (kata kerja dasar yang diawali dengan -to) dan The zero infinitive = base (kata kerja dasar tanpa diawali dengan - to).
Kata-kata dasar yang kita temukan dalam kamus merupakan kata dasar infinitive (present infinitive base). Selain present ada juga perfect infinitive, perfect continuous infinitive, continuous infinitive, dan passive infinitive.
Bila terdapat kata kerja yang harus diikuti oleh Gerund seperti dijelaskan pada post terdahulu, maka ada pula kata kerja yang diikuti dengan to infinitive, kata kerja tersebut antara lain: advice, ask, encourage, invite, order, persuade, remind, tell, dan warn, expect, intend, would, prefer, want, would like, allow, force, get, teach.
Pola kalimat to infinitive
Pola I S + V + to + V
Contoh: I want to sleep.
Pola II S + V + Noun Phrase + to + V S + V + Noun + to + V
I want my students to study well. I want her to study well
Pola III S + Be + Adjective+ to + V
It is easy to say.
Pola IV Pola passive infinitive (to be + past participle)
She hopes to be invited to the party.
Gerund adalah kata benda (Noun) yang berasal dari kata kerja (Verb) sehingga Gerund seringkali disebut juga dengan Verbal Noun. Gerund terbentuk dengan menambahkan suffix -ing pada setiap katanya seperti halnya bentuk continouos/progressive. Tetapi tentu saja keduanya berbeda.
1. Understanding what we need helps us spend our money wisely.
2. They're talking about the lesson they just learned in class.
Dari dua contoh kalimat di atas,kalimat yang pertama adalah kalimat dengan menggunakan Gerund yaitu berfungsi sebagai Subject pada kata: understanding.
Sedangkan contoh kalimat kedua adalah dalam bentuk Simple Present Continuous Tense yang menggunakan kata kerja: talking. Lalu, kapan Gerund digunakan?
1. Penempatan yang pertama seperti contoh kalimat pertama di atas yaitu sebagai Subject sebuah kalimat. Jadi bila kata kerja mengawali suatu kalimat, maka harus menggunakan -ing, selain menggunakan bentuk Infinitive dan kalimat perintah.
- To understand what we need helps us spend our money wisely. (infinitive).
- Bring your book tomorrow, ok? (kalimat perintah)yang tak memerlukan gerund atau infinitive.
2. Setelah Preposisi: Apapun tenses sebuah kalimat, kita hanya perlu menggunakan gerund. Contoh: What did you do after finishing your class yesterday?
3. Sebagai direct object: They love going shopping
4. Setelah kata kerja tertentu: They enjoy playing together. Bila ada kalimat yang menggunakan dua kata kerja seperti pada kalimat: They enjoy playing together di atas, maka pilihannya ada dua yaitu menggunakan Gerund atau Infintive.
Adapun kata-kata kerja yang harus diikuti oleh Gerund antara lain: Enjoy, Love*, Hate, Finish, Stop*, Like*, Neglect, Continue, Prefer, can't stand,dan beberapa kata kerja lainnya.
Namun demikian, ada juga kata kerja yang bisa diikuti oleh gerund maupun infinitive seperti kata: Like, Stop, Love. Tapi pada kata Stop/Quit/Cease, bisa memiliki konotasi yang tak sama. - He stops smoking (Pengertian: Dia tak lagi merokok).
- He stops to smoke (Pengertian: Dia berhenti melakukan sesuatu untuk merokok).
Tetapi, pada kalimat seperti: She loves playing tennis artinya sama dengan She loves to play tennis.