This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

2/25/2010

Simple Past Continuous Tense



Formula
[was / were + present participle]
Contoh:
* You were studying when she called.
* Were you studying when she called?
* You were not studying when she called.

Penggunaan 1
Untuk menerangkan peristiwa yang sedang terjadi di masa lalu yang terpaksa terhenti sejenak akibat sesuatu hal, seperti berikut:

* I was watching TV when she called =
Saya sedang menonton tv saat dia menelepon
* While I was writing the email, the computer suddenly went off =
Saat saya sedang menulis sebuah email, tiba-tiba komputer mati.

Penggunaan 2
Penggunaan ini mungkin agak sedikit membuat bingung dengan penggunaan Simple Past Tense karena terjadi di masa lampau juga. Bedanya, Simple Past Tense menunjukkan telah dimulai atau selesainya pekerjaan di masa lampau. Sementara dalam Simple Past Continuous Tense, yang ditekankan adalah perbuatan yang sedang dilakukan di masa lampau.

Contoh:(Simple Past Continuous Tense)
* Last night at 6 PM, I was eating dinner.
* At midnight, we were still driving through the desert.
* Yesterday at this time, I was sitting at my desk at work.

Bandingkan:(Simple Past Tense)
* Last night at 6 PM, I ate dinner.
I started eating at 6 PM.
* Last night at 6 PM, I was eating dinner.
I started earlier; and at 6 PM, I was in the process of eating dinner.

Penggunaan 3
Menunjukkan perbuatan yang terjadi secara paralel dimana ada dua atau lebih kegiatan yang sedang dilakukan dalam waktu bersamaan sebagai berikut:
* I was studying while he was making dinner.
* While Ellen was reading, Tim was watching television.
* Were you listening while he was talking?

Penggunaan 4
Menunjukkan Suasana
Dalam bahasa Inggris, tindakan paralel untuk menggambarkan suasana pada waktu tertentu di masa lampau seringkali digunakan seperti berikut:
* When I walked into the office, several people were busily typing, some were talking on the phones, the boss was yelling directions, and customers were waiting to be helped. One customer was yelling at a secretary and waving his hands. Others were complaining to each other about the bad service.

Penggunaan 5
Untuk menunjukkan pengulangan dan iritasi dengan menggunakan kata "always" atau "constantly" yang menunjukkan gagasan bahwa sesuatu yang mengganggu sering terjadi di masa lalu. Konsepnya sama agak mirip dengan penggunaan "used to" yang berarti biasanya di masa lalu itu tetapi dengan emosi negatif. Ingat untuk selalu menggunakan kata-kata "always" atau "constantly" diantara "be" dan "verb+ing", seperti berikut:
* She was always coming to class late.
* He was constantly talking. He annoyed everyone.
* I didn't like them because they were always complaining.

Kapan menggunakan "While" dan "When"

Kalimat Simple Past Continuous Tense adalah kalimat majemuk yang terdiri dari dari lebih dari satu klausa. Klausa adalah kelompok kata yang memiliki makna, namun sering bukan sebagai kalimat lengkap. Beberapa klausa dimulai dengan kata "when" seperti "when she called" Klausa lain dimulai dengan "while" seperti "while she was sleeping". Ketika Anda berbicara tentang hal-hal di masa lalu, "when" yang paling sering diikuti oleh kata kerja Simple Past tense, sedangkan "while" biasanya diikuti oleh Past Continuous. "While" mengungkapkan gagasan "selama waktu itu." Perhatikan dan pelajari contoh-contoh di bawah ini. Kalimat-kalimat tersebut memiliki makna serupa, tetapi kalimat-kalimat tersebut menekankan adanya bagian yang berbeda dari kalimat.
* I was studying when she called = Saya sedang belajar ketika dia menelepon.
* While I was studying, she called = Ketika saya sedang belajar, dia menelepon.

2/12/2010

Simple Past Tense




FORMULA : S + [Verb + ed atau kata kerja tak beraturan)+ keterangan waktu masa lalu

* You called Dewi.
* Did you call Dewi?
* You did not call Dewi.

Yang paling perlu diingat dalam menggunakan Simple Past Tense adalah:

1. Kata Kerja yang digunakan adalah kata kerja kedua; dimana kita harus mengetahui bahwa kata-kata kerja dimaksud ada yang beraturan (berakhiran -d/-ed) dan kata kerja tidak beraturan. Kata-kata kerja tersebut hanya digunakan dalam kalimat positif.
2. Kata kerja bantu (auxiliaries) yang digunakan adalah was, were bila kalimat yang akan digunakan tidak menggunakan kata kerja seperti :
-I was happy yesterday, They were at home last night, dsb.
-Did, bila kata kalimat yang dibuat menggunakan kata kerja tetapi hanya untuk kalimat Negatif dan Interogatif dimana kata kerja yang ada kembali ke bentuk 1.
3. Kata keterangan waktunya jelas seperti sejam yang lalu, semalam, setahun yang lalu dsb.

Berikut beberapa penggunaan Simple Past Tense lebih detail>

Penggunaan 1:
Simple Past Tense digunakan untuk mengekspresikan gagasan bahwa suatu tindakan mulai dan selesai pada waktu tertentu di masa lalu. Kadang-kadang, pembicara mungkin tidak benar-benar menyebutkan waktu tertentu, tetapi baik pembicara maupun pendengar memiliki satu waktu tertentu dalam pikiran mereka.

Contoh:
# I saw a movie yesterday.
# I didn't see a play yesterday.
# Last year, I traveled to Japan.
# Last year, I didn't travel to Korea.
# Did you have dinner last night?
# She washed her car.
# He didn't wash his car.

Penggunaan 2:
Kita menggunakan Simple Past ke serangkaian tindakan diselesaikan di masa lalu. Tindakan ini terjadi berurutan.

Contoh:
# finished work, walked to the beach, and found a nice place to swim.
# He arrived from the airport at 8:00, checked into the hotel at 9:00, and met the others at 10:00.
# Did you add flour, pour in the milk, and then add the eggs?

Penggunaan 3:
Simple Past dapat digunakan untuk menunjukkan durasi aktivitas yang dimulai dan berhenti di masa lalu. Durasi aktivitas tersebut biasanya terjadi dalam waktu lama di masa lalu seperti: selama dua tahun, selama lima menit, sepanjang hari, sepanjang tahun, dll

Contoh:
* I lived in Brazil for two years.
* Shauna studied Japanese for five years.
* They sat at the beach all day.
* They did not stay at the party the entire time.
* We talked on the phone for thirty minutes.
* A: How long did you wait for them?
B: We waited for one hour.

Penggunaan 4:
Simple Past juga dapat digunakan untuk menggambarkan kebiasaan yang berhenti di masa lalu yang dapat memiliki arti yang sama seperti "dulu." Untuk memperjelas bahwa kita sedang berbicara tentang kebiasaan, kita sering menambahkan ungkapan-ungkapan seperti: selalu, sering, biasanya, tidak pernah, ketika aku masih kecil, ketika aku masih muda, dll

Contoh:
* I studied French when I was a child.
* He played the violin.
* He didn't play the piano.
* Did you play a musical instrument when you were a kid?
* She worked at the movie theater after school.
* They never went to school, they always skipped class.

Penggunaan 5:
Simple Past juga dapat digunakan untuk menggambarkan fakta-fakta masa lalu atau generalisasi yang tidak lagi benar. Seperti dalam penggunaan 4 di atas, penggunaan Simple Past Tense dalam tipe ini sangat mirip dengan ungkapan used to (dulu).
Contoh:
* She was shy as a child, but now she is very outgoing.
* He didn't like tomatoes before.
* Did you live in Texas when you were a kid?
* People paid much more to make cell phone calls in the past.

2/02/2010

Simple Present Continuous Tense



Sekarang kita masuk ke pembahasan mengenai Simple Present Continuous Tense atau lazim juga disebut dengan Simple Proggressive Tense. Adapun pola kalimatnya adalah;

S + to be + V-ing (+)
to be + S + V-ing? (?)
S + to be + NOT + V-ing. (-)

Kita menggunakan Simple Present Continuous Tense untuk berbicara tentang kegiatan-kegiatan yang terjadi sekarang.

Contoh:
The kids are watching TV.
I am sitting down, because I am tired.
I am not learning German, because this is an English class.
Who are you writing to?

Kita juga dapat menggunakan Present Continuous Tense untuk berbicara tentang kegiatan-kegiatan yang terjadi di sekitar sekarang, dan belum tentu saat ini.

Contoh:
Sally is studying really hard for her exams this week.
I am reading a really interesting book now.
How are you brushing up on your English for the trip?
We aren't working hard these days.

Simple Present Continuous Tense ini juga digunakan untuk berbicara tentang kegiatan-kegiatan yang terjadi dalam waktu dekat, terutama untuk kegiatan mendatang.

Contoh:
I am seeing my dentist on Wednesday.
Polly is coming for dinner tomorrow.
Are you doing anything tonight?
We aren't going on holiday next week.

Perlu diingat bahwa tidak semua kata kerja dapat dibentuk dalam kalimat Simple Presenty Continuous Tense ini seperti:

Want
Know
Understand
Hate
Like
Love
Dislike
Need

Kata-kata kerja tersebut adalah kata yang cenderung menyatakan keadaan emosi (Emotional State)sehingga tidak menyatakan kegiatan yang bergerak.

Jadi TIDAK ADA kalimat seperti:

I am WANTING a book now

She is NEEDING some money now, dsb.

Untuk kata-kata tersebut harus disusun dalam kalimat Present Tense saja walaupun keterangan waktunya sedang terjadi di masa sekarang.

1/31/2010

Simple Present Tense



Penggunaan:

Kita menggunakan Simple Present Tense untuk menyatakan suatu kegiatan, kondisi umum dan kebiasaan.

Bagaimana kita menyusun kalimat Simple Present Tense?

subjek + kata kerja bantu + kata kerja utama

Kata-kata kerja bantu apa saja yang digunakan?

Dalam menyusun kalimat Simple Present Tense, terdapat dua bentuk kata kerja bantu yang kita gunakan yaitu: Do/Does dan am, is, are (to be), dimana untuk bentuk yang pertama digunakan untuk kalimat (-,?)dan untuk bentuk yang kedua kita gunakan untuk semua bentuk kalimat (+,-,?).
Kita menggunakan To Be bila dalam kalimat tersebut tidak ada kata kerja utamanya, contoh:

1. Indonesia adalah sebuah negara yang besar.

Indonesia is a big Country
2. Shinta selalu gembira.

Shinta is always happy.


Sementara bila suatu kalimat memiliki kata kerja utama seperti berikut:

Saya tidak mengerti.

SALAH bila ditulis:

I am not understand

Is she feel happy?

SEHARUSNYA:

I don't understand

Does she feel happy?


Bila Subjek adalah orang ketiga tunggal (She/he/it/Budi/Susi/Indonesia, dsb)maka bila di di dalam kalimat tersebut ada kata kerja utama, maka kita perlu menambahkan -s/-es pada kata kerja utamanya, sementara perhatikan juga perubahan yang terjadi bila kalimat-kalimat berikut ini disusun dalam bentuk (-) maupun (?):

Shinta feels happy everyday (+)
Does Shinta feel happy everyday?(?)
Shinta doesn't feel happy everyday(-)

Lalu kapan sih kata-kata kerja utama itu perlu ditambah -es bukan -s?

Bilamana kata-kata kerja tersebut berakhiran -y,-ch,-sh,-x,-ss seperti berikut:

fly menjadi flies dimana kita perlu merubah -y ke -i dulu sebelum ditambahkan dengan -es.
watch menjadi watches
push menjadi pushes
fix menjadi fixes
kiss menjadi kisses, dsb

1/29/2010

Auxiliary Verbs(Kata-kata Kerja Bantu)





Definisi:

Auxiliary verbs atau sering disebut juga sebagai kata kerja bantu (helping verbs) digunakan bersama-sama dengan kata kerja utama untuk memberikan informasi tata bahasa sehingga memberikan makna tambahan pada kalimat, yang tidak diberikan oleh kata kerja utama.

Kata kerja bantu meliputi To Be: am/is/are/was/were/been/being, Do/does/did, have/has/had. Selain itu, kata-kata berikut juga termasuk dalam kategori ini yaitu: can/could, will/would,may/might, shall/should, must/have to/had to/ought to yang akrab disebut dengan istilah Modal Auxiliaries. akan.

TO Be

Bentuk To Be kata kerja bantu yang paling umum dalam bahasa Inggris yang dapat digunakan sebagai kata bantu dan kata kerja utama.
Auxiliary verbs yang biasa digunakan adalah be, am, is, are, was, were, being, been. Sebagai auxiliary verbs, to be biasa digunakan bersama past participle untuk membuat kalimat passive dan bersama present participle untuk membuat kalimat continuous.

Contoh:
- He is watching TV.
- We are teaching you about helping verbs.
- Small fish are eaten by big fish.
- He was killed in the war.
- The agencies were completing the inventories.
- I will be seeing him soon.
- He had only been trying to help.
- The house is being painted.

To Do

Auxiliary verbs yang digunakan adalah do, does, did. Sebagai auxiliary verbs, to do biasa digunakan bersama-sama kata kerja utama (main verbs) membentuk kalimat pertanyaan atau kalimat negatif. Dan juga dipakai untuk memberikan tekanan atau menghindari pengulangan kata kerja utama. Auxiliary verbs ini dikenal juga dengan istilah dummy operator atau dummy auxiliary.

Contoh:

- Do you like bananas?
- I don't feel like going out tonight.
- Where do you live?
- Don't forget to write.
- It doesn't matter if you win or lose.
- I didn't know what to do.
- What did you do with that notebook?
- He speaks faster than she does.
- I do understand.


To Have

Auxiliary verbs yang digunakan adalah have, has, had. Sebagai auxiliary verbs, to have digunakan bersama main verbs untuk membuat kalimat perfect.

Contoh:
- I have completed my work.
- She has acted in a film.
- They had forgotten to send the letter.
- Our guests have arrived.
- Has anyone phoned?
- I hadn’t seen him for fifteen years.
- Someone should have predicted these complications.

Be, Do, dan Have adalah verba bantu yang menjadi kata kerja tidak beraturan dan dapat digunakan sebagai kata kerja utama. Be, do, dan have juga berfungsi sebagai main verbs atau principal verbs. Perhatikan contoh berikut:

- She is a good musician. (Principal verb)
- She is talking now. (Auxiliary verbs)

1/25/2010

Linking Verbs



Sekarang kita masuk ke pembahasan mengenai Definisi dan Makna dari Linking Verb:

Sebagaimana yang telah dibahas sebelumnya mengenai definisi Verb yaitu kata yang berarti tindakan atau melakukan sesuatu, atau dapat didefinisikan sebagai sebuah kata yang menegaskan, perintah atau mengajukan pertanyaan". Tetapi, apa itu Linking verb? Kata-kata kerja ini berfungsi menghubungkan subyek dengan kata sifat secara langsung namun tidak dapat diartikan sebagai suatu perbuatan yang melakukan tindakan.

Sebuah contoh yang menghubungkan verba adalah 'minuman ini rasanya enak' - kata Tastes - menghubungkan subyek (minuman) dengan kata sifat yang menggambarkan hal itu (baik). Kata-kata kerja ini juga dapat menghubungkan subjek dengan kata benda (kucing, anjing dan lain lain), sebuah kata ganti (nya, dia dan lain-lain.

Berikut daftar Linking Verbs:


Be Look Feel
Taste Smell Sound
Seem Appear Get
Become Grow Stay
Keep Turn Prove
Go Remain Resemble
Run Lie

1/22/2010

Causative Verbs


Sekarang marilah kita masuk ke pembahasan mengenai Causative Verbs. Pernahkah Anda menyuruh atau meminta tolong seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan? Tentu saja pernah, bukan? Pengertian dari Causative Verbs adalah kata-kata kerja yang menerangkan perbuatan menyuruh. Adapun kata-kata kerja tersebut adalah sebagai berikut:

1. Let
2. Make
3. Have
4. Get

Namun yang perlu diperhatikan bagaimana susunan kata-kata tersebut tersusun dalam kalimat.

Untuk kata kerja Let

1.Let

Susunan kalimatnya:

[let + person + verb]

Penggunaan:

Pengertiannya adalah "untuk membiarkan pihak lain melakukan sesuatu"

Contoh:

* John let me drive his new car.
* Will your parents let you go to the party?
* I don't know if my boss will let me take the day off.

2.Make

Susunan kalimatnya:

[make + person + verb]

Penggunaan:

Pengertiannya "untuk memaksa seseorang untuk mengerjakan sesuatu."

Contoh:

* My teacher made me apologize for what I had said.
* Did somebody make you wear that ugly hat?
* She made her children do their homework.

3. Have

Susunan kalimatnya:

[have + person + verb]

Penggunaan:

Pengertiannya adalah "untuk memberikan seseorang tanggung jawab untuk melakukan sesuatu."

Contoh:

* Dr. Smith had his nurse take the patient's temperature.
* Please have your secretary fax me the information.
* I had the mechanic check the brakes.

4.Get

Susunan kalimatnya:

[get + person + to + verb]

Penggunaan:

Pengertiannya adalah "untuk memastikan bahwa sesuatu telah dikerjakan oleh seseorang."

Contoh:

* Susie got her son to take the medicine even though it tasted terrible.
* How can parents get their children to read more?
* The government TV commercials are trying to get people to stop smoking.

Perhatikan secara seksama susunan kalimat yang menggunakan kata-kata kerja "get" dan "Have". Kedua kata ini sebenarnya sama artinya dengan kata "ask"(di sini berarti menyuruh atau meminta, BUKAN bertanya)

I have my young brother cut my hair

I get my young brother to cut my hair

I ask my young brother to cut my hair

Ketiga kalimat di atas sama artinya yaitu "Saya meminta atau menyuruh adik saya untuk memotong rambut saya.